Setiap tahun, jutaan barang material berpindah tangan, dijual, diwariskan, hilang, dilupakan, atau sayangnya dicuri.
Namun, begitu terpisah dari pemiliknya, suatu benda sering kali hanya menjadi benda lain.
Bahkan ketika ditemukan oleh penegak hukum atau diserahkan kepada pihak berwenang, seringkali tidak mungkin untuk mengidentifikasi dengan pasti pemilik sahnya. Karena kurangnya informasi yang dapat digunakan, banyak properti yang tidak pernah dikembalikan.
Ditambah lagi dengan kenyataan yang terjadi sehari-hari: perkembangan pasar barang bekas. Membeli atau menjual properti pada dasarnya didasarkan pada kepercayaan. Bagaimana Anda tahu jika suatu barang dicuri? Bagaimana Anda bisa menunjukkan bahwa Anda adalah pemiliknya? Bagaimana kita dapat menyimpan bukti kepemilikan secara berkelanjutan ketika dokumen asli hilang seiring berjalannya waktu?
Saat ini, terdapat register untuk kategori tertentu yang sangat spesifik: kendaraan, nama domain, paten tertentu, atau beberapa barang khusus. Namun tidak ada sistem universal untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan membuktikan kepemilikan sebagian besar barang material di sekitar kita.
Jawaban WOOBAZ
Justru untuk merespons ketidakhadiran inilah lahirlah WOOBAZ.
WOOBAZ bertujuan untuk membentuk daftar universal barang-barang material, independen dari produsen, perusahaan asuransi, pengecer, dan Negara. Tujuannya bukan untuk menggantikan sistem yang sudah ada, namun untuk menciptakan missing link di antara sistem-sistem tersebut.
Setiap barang yang didaftarkan dapat dikaitkan dengan satu atau lebih elemen identifikasi: nomor seri pabrikan, ukiran, Kode QR, chip RFID atau NFC, mikrodot, tanda tak kasat mata, sertifikat, atau proses lain apa pun yang memungkinkan hubungan yang langgeng antara suatu benda dan pemiliknya.
Ketika suatu objek tidak memiliki pengenal asli, WOOBAZ mendorong dan mendukung penerapan penandaan yang sesuai berkat jaringan mitra khusus.
Sebuah ambisi yang lebih luas dari perjuangan melawan pencurian
Ambisi WOOBAZ lebih dari sekedar perjuangan sederhana melawan pencurian.
Tujuannya adalah untuk memungkinkan setiap orang membangun warisan digital yang dapat diandalkan atas barang-barang mereka, untuk menyimpan bukti kepemilikan dalam jangka panjang, untuk memfasilitasi prosedur asuransi, untuk mengamankan transaksi barang bekas, untuk meningkatkan kemungkinan pengembalian benda-benda yang ditemukan dan, pada akhirnya, untuk mendorong ketertelusuran barang-barang yang lebih baik sepanjang keberadaannya.
Karena suatu barang material sering kali tidak hanya mempunyai nilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai emosional, sejarah, atau warisan, maka barang tersebut layak untuk mempertahankan identitasnya agar tetap abadi seperti identitas pemiliknya.
Prinsip berkelanjutan
WOOBAZ didasarkan pada beberapa prinsip sederhana yang akan memandu pengembangannya dalam jangka panjang:
- kenetralan
- transparansi
- ketertelusuran
- perlindungan data pribadi
- kurangnya kompromi pada kepercayaan
Semua konsultasi sensitif dicatat. Akses dilacak. Pemilik diberitahu ketika otoritas yang berwenang berkonsultasi dengan informasi yang berkaitan dengan properti mereka. Setiap evolusi sistem dirancang untuk memperkuat hubungan kepercayaan ini.
Tujuan WOOBAZ tidak hanya membuat database.
Ambisinya adalah secara bertahap menjadi infrastruktur tepercaya yang melayani identitas barang-barang material.
Infrastruktur yang terbuka, berkelanjutan, dan internasional, mampu berdialog dengan produsen, mitra, otoritas, perusahaan asuransi, platform barang bekas, dan yang terpenting, dengan jutaan pemilik yang ingin menunjukkan bahwa suatu properti adalah milik mereka.
WOOBAZ